Tim PJBOLokal
· Bengkalis
Kisah Yong Dolah: Ingat Linggis, Kepala Terjepit Batu di Dasar Laut
Mari kita kembali ke kedai kopi Bengkalis tempo dulu, saat Yong Dolah, seniman penglipur lara kita, duduk dikelilingi kawan-kawannya. Sekali beliau berkata "Dengar ni...", semua orang langsung diam menunggu bualan berikutnya.
Kali ini, kisah Yong Dolah pergi memancing.
Begini ceritanya.
Suatu hari Yong Dolah pergi memancing. Tak lama, umpannya disambar ikan yang sangat besar. Tarikannya begitu kuat, sampai Yong yang tak mau melepas tali pancingnya ikut terseret ke dalam air.
Ikan itu terus menarik Yong menyelam semakin dalam. Malangnya, kepala Yong tersangkut di celah-celah batu di dasar air. Ia meronta ke kiri dan ke kanan, tapi kepalanya tetap terjepit.
Dalam keadaan genting itu, Yong berpikir. Lalu ia teringat sesuatu.
"Linggis! Aku ada linggis di rumah!"
Maka, kata Yong, ia pun pulang mengambil linggis, kembali ke tempat itu, lalu mencungkil batu yang menjepit kepalanya sampai renggang. Yong pun selamat.
Kawan-kawan di kedai kopi saling berpandangan. Kepala masih terjepit di dasar laut, tapi sempat pulang ambil linggis?
Yong Dolah tak ambil pusing. Baginya, yang penting ia selamat dan ceritanya selesai.
Pembaca kisah ini biasanya menangkap pesan agar selalu berhati-hati saat bekerja. Kalau lalai, kesusahan sendiri yang datang.
📚 Kisah ini dikenal dengan judul "Ingat Linggis" dalam buku "Kapal Tanker: Kumpulan Cerita Yong Dolah dan Analisis Singkat" karya Abdul Razak, seperti dibahas dalam jurnal "Kajian Psikopragmatik Cerita Yong Dolah" (Maszurah Zulkarolina dkk., JOM FKIP Universitas Riau, 2020). Versi serupa juga dimuat di blog Basatu Nagori Maju (2010) dan blog Wisata Bengkalis Riau.
───
☕ Catatan: kisah ini salah satu versi yang beredar dari mulut ke mulut di tengah masyarakat Melayu Bengkalis. Cerita Yong Dolah sudah dituturkan ulang oleh banyak orang, jadi detailnya bisa berbeda di tiap kedai kopi.
Pernah dengar versi lain dari datuk atau ayah kalian? Atau punya kisah Yong Dolah favorit? Ceritakan di komentar!
Kali ini, kisah Yong Dolah pergi memancing.
Begini ceritanya.
Suatu hari Yong Dolah pergi memancing. Tak lama, umpannya disambar ikan yang sangat besar. Tarikannya begitu kuat, sampai Yong yang tak mau melepas tali pancingnya ikut terseret ke dalam air.
Ikan itu terus menarik Yong menyelam semakin dalam. Malangnya, kepala Yong tersangkut di celah-celah batu di dasar air. Ia meronta ke kiri dan ke kanan, tapi kepalanya tetap terjepit.
Dalam keadaan genting itu, Yong berpikir. Lalu ia teringat sesuatu.
"Linggis! Aku ada linggis di rumah!"
Maka, kata Yong, ia pun pulang mengambil linggis, kembali ke tempat itu, lalu mencungkil batu yang menjepit kepalanya sampai renggang. Yong pun selamat.
Kawan-kawan di kedai kopi saling berpandangan. Kepala masih terjepit di dasar laut, tapi sempat pulang ambil linggis?
Yong Dolah tak ambil pusing. Baginya, yang penting ia selamat dan ceritanya selesai.
Pembaca kisah ini biasanya menangkap pesan agar selalu berhati-hati saat bekerja. Kalau lalai, kesusahan sendiri yang datang.
📚 Kisah ini dikenal dengan judul "Ingat Linggis" dalam buku "Kapal Tanker: Kumpulan Cerita Yong Dolah dan Analisis Singkat" karya Abdul Razak, seperti dibahas dalam jurnal "Kajian Psikopragmatik Cerita Yong Dolah" (Maszurah Zulkarolina dkk., JOM FKIP Universitas Riau, 2020). Versi serupa juga dimuat di blog Basatu Nagori Maju (2010) dan blog Wisata Bengkalis Riau.
───
☕ Catatan: kisah ini salah satu versi yang beredar dari mulut ke mulut di tengah masyarakat Melayu Bengkalis. Cerita Yong Dolah sudah dituturkan ulang oleh banyak orang, jadi detailnya bisa berbeda di tiap kedai kopi.
Pernah dengar versi lain dari datuk atau ayah kalian? Atau punya kisah Yong Dolah favorit? Ceritakan di komentar!