Langsung ke konten
PJBO Lokal · Riau

Tim PJBOLokal

· Bengkalis

Ngopi Sore

Mengenang Yong Dolah: Seniman Penglipur Lara dari Bengkalis yang Ceritanya Tak Pernah Mati

Kalau di kedai kopi Bengkalis ada orang yang bercerita terlalu hebat sampai tak masuk akal, biasanya kawan-kawannya akan menyeletuk, "Macam Yong Dolah pulak awak ni!"

Siapakah sebenarnya Yong Dolah?

Yong Dolah adalah nama panggilan Abdullah bin Endong, seniman Melayu dari Desa Senggoro, Kabupaten Bengkalis. Beliau diperkirakan lahir sekitar tahun 1906 dan wafat pada 20 Februari 1988. Makamnya disebut berada di dekat Masjid Kuning, Senggoro.

Semasa hidup, Yong Dolah bukan hanya pencerita. Menurut catatan para peneliti, beliau pernah menjadi Kepala Desa Senggoro, dan namanya tercatat di antara penandatangan surat dukungan pembentukan Provinsi Riau. Sebagian orang kampung juga mengenalnya sebagai pawang.

Namun yang membuat namanya abadi adalah kisah-kisah jenakanya. Yong Dolah gemar bercerita saat berkumpul minum kopi di waktu senggang, kebiasaan yang oleh orang Melayu Bengkalis disebut "kahwe". Ceritanya selalu menjadikan dirinya sendiri sebagai tokoh utama, dengan kejadian yang mustahil: memanjat kelapa lalu turun pakai tangga yang diambil dari rumah, berjalan di dasar laut, sampai menendang kapal tanker pulang ke Bengkalis.

Karena itu, ada yang menjulukinya pembual atau "pembengak". Tapi justru di situlah kehebatannya. Para peneliti menilai cerita-cerita Yong Dolah menyimpan banyak nilai budaya Melayu, sindiran halus, dan kearifan lokal di balik kelucuannya.

Kisah-kisahnya terus diwariskan, dibukukan (salah satunya dalam buku "Kapal Tanker: Kumpulan Cerita Yong Dolah" karya Abdul Razak), bahkan diangkat ke dalam film. Namanya juga diabadikan sebagai nama Sanggar Seni Yong Dollah di STAIN Bengkalis.

Di forum Ngopi Sore ini, kami akan mengajak kalian mengingat kembali kisah-kisah yang pernah beliau tuturkan. Siapkan kopi, dan selamat bernostalgia!

───
📚 Sumber: Marhalim, "Cerita-Cerita Jenaka Yong Dollah: Orientasi Kelisanan dalam Proses Penciptaan Cerita Lisan, Tulisan, dan Film" (Tesis S2 Antropologi, Universitas Gadjah Mada, 2012); jurnal Madah Vol. 5 No. 1 (2014) "Cerita Lisan Yong Dollah: Pewarisan dan Resistensi Budaya Orang Melayu Bengkalis"; Erdila Wati, Elmustian, dan Auzar, "Karakteristik Budaya Melayu dalam Kumpulan Cerita Yong Dolah Versi Abdul Razak" (Jurnal Tuah, Universitas Riau, 2019); Maszurah Zulkarolina dkk., "Kajian Psikopragmatik Cerita Yong Dolah" (JOM FKIP Universitas Riau, 2020).

Kalian pernah dengar cerita Yong Dolah dari siapa pertama kali? Ceritakan di komentar!
15 dilihat · 0 komentar Bagikan WA

0 komentar

Masuk untuk ikut berkomentar

Anda di mana?

Kami tampilkan iklan terdekat dari lokasi Anda.

Memuat…